Gagal dan optimis

Diawal tahun 2010 ini sudah ada beberapa target yang saya optimis bisa mencapainya. Berbagai upaya sudah saya lakukan dari tahun lalu dengan harapan bisa memetik hasilnya di tahun ini. Ibarat pohon yang kutanam sudah mulai menampakkan tunasnya. Namun baru awal tahun ini, ternyata tunas itu sudah mulai patah satu persatu. Jangankan jadi pohon yang menghasilkan, hidup pun tidak bisa.

Tapi gak apa-apa, satu pohon mati, masih bisa menanam pohon yang lain dengan bibit yang lebih baik lagi. Dengan pemeliharaan yang lebih telaten lagi. Mungkin musim tanam belum tepat atau mungkin bibitnya tidak cocok dengan iklim dan kondisi tanah.

Seperti itulah gambaran harapanku dan kegagalanku serta optimisku yang mungkin  akan menghasilkan sesuatu di tahun ini.

Iklan

One thought on “Gagal dan optimis

  1. Belajarlah pada padi yang dijemur, diinjak menjadi gabah.
    Gabah digiling menjadi beras.
    Beras ditumbuk, ditanak, dipanaskan dalam bara menjadi nasi.
    Dan nasi itu menjadi tuwuk untuk kita nikmati.

    Betapa semua perlu proses dan tempaan. Maka sabarlah dalam perjalananmu itu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s